23 December 2011

Kisahku di Kota Kerinci

Aku ingin ikut mendongeng buat kalian teman-teman, tapi bingung juga mau mulai cerita dari mana.........mungkin mulai dari pertama kali aku pindah ke Kerinci saja ya.......

Sedikit kilas balik mengenai kesan yang pertama kali aku dapat waktu pertama kali menginjakkan kaki di kota Kerinci adalah keindahannya yang belum ada tandingannya dibandingkan beberapa kota lain yang pernah menjadi tempat tinggalku sebelumnya. Trus kesan yang paling menakjubkan waktu mengalami hujan es. Jadi inget waktu itu sedang turun hujan, aku payungan sama sahabatku Cici....tapi kok tiba-tiba kayak ada yang lemparin batu ke payung kami. Kami pun sibuk mencari-cari siapa yang melempar batu...eeh ternyata baru sadar arah lemparan dari atas dan berasal dari titik hujan yang berbentuk es yang baru mencair setelah sampai di tanah. Hmmmm...sungguh ini pengalaman baru buatku.

Aku pertama kali pindah ke Kerinci waktu masih kelas 2 SMP, pas lagi mau deket semester terakhir. Sebelumnya aku tinggal di Jambi, keluargaku memang sering pindah-pindah domisili karena tugas alm papaku di kantor pajak memang menuntut keluarga kami jadi nomaden. Waktu SMP itu teman-teman yang pertama kali aku kenal diantaranya Dewi Rika Susanti, Meri Aprida, Shandra Lanhova...kalau nggak salah aku di kelas 2A yang lokalnya di tingkat atas.

Selama di SMP itu banyak kenangan indah, diantaranya setiap jam olah raga kami selalu olah raganya di bawah bukit...tapi aku lupa nama bukitnya. Aku sangat suka pemandangan di bukit itu..karena udara nya pun dingin banget sampe-sampe kalau lagi ngomong mulutnya keluar asap kayak sedang berada di kutub aja. Waktu di SMP itu aku pernah dapat surat cinta, tapi aku lupa entah siapa yang mengirim nya, surat itu aku temukan sudah tergeletak di bangkuku...

Setelah lulus dari SMP akupun melanjutkan ke SMA 1 Sungai Penuh. Di SMA inilah aku berjumpa kembali dengan teman-teman SMP. Kalau nggak salah aku di SMA 1 kelas 1A sekelas dengan Shandra Lanhova...yang laennya kalau disuruh sebutin satu-satu agak-agak lupa. Semenjak SMA aku dekat dengan Cici dan Sanora Yuder, kami selalu bersama-sama. Waktu di SMA itu aku sering maen di radio yang waktu itu nama radionya Rafaci (Radio Fajar Kerinci) sempat juga coba-coba jadi penyiar di radio itu. Tiap sore aku selalu kesana, seringnya aku sama Cici naik sepeda ke radio itu. Bisa dibilang selama di SMA itu aku banyak menghabiskan waktuku dengan maen di radio.....sampe-sampe ada penyiar di radio itu yang naksir sama aku.

Setelah naik kelas 2 SMA aku harus pindah ke Rengat bersama keluarga....tapi hubungan dengan penyiar itu masih berlanjut walau hanya dengan surat-surat. Hampir 2 tahun kami pacaran...tapi akhirnya kami memutuskan untuk putus karena sudah mulai berkurang komunikasinya....

Begitu ceritaku teman-teman, hanya sedikit yang bisa kuceritakan karena aku juga cuma 2 tahun-an saja tinggal di Kerinci. Tapi kesan tentang Kerinci masih tertinggal di hatiku, karena sempat menghabiskan sebagian masa remajaku di sana dan sempat juga punya kisah kasih di kota itu.

NB : thanks banget buat Bu Admin yang telah membantu dalam penulisan ini.......


posted by Shanty Sevira

No comments:

Post a Comment