24 December 2011

"INDAH PADA WAKTUNYA"

Pada awalnya saya tidak terlalu berminat untuk ikutan curhat, karena kisah suka-sukaan (cinta monyet) saya tidaklah semanis teman-teman yang lainnya, karena selalu berakhir dengan sangat "sadiah".... (sadiah lo pado filem India lai.....). Selama ini semua kisah "sadiah" saya di waktu yang lalu telah saya buang jauh-jauh, tapi setelah melihat beberapa curhatnya teman-teman di group ini akhirnya pikiran saya menjadi terbuka untuk ikut berpartisi sapi...eh berpartisipasi....karena mau tidak mau saya merasakan pikiran ini diseret ke masa-masa kita SMA dulu......

Waktu kelas 1 SMA, saya menyukai seorang gadis SMA tetangga. Pada mulanya perasaan saya terhadap gadis ini biasa-biasa saja karena saya kenal gadis ini sudah sangat lama sekali. Waktu SMP banyak teman-teman pria saya yang mengidolakannya tapi tidak demikian halnya dengan saya. Seiring dengan berjalannya waktu rasa itu pun mulai muncul,tapi saya tidak mempunyai keberanian untuk mengungkapkan isi hati saya kepada si gadis karena saya menyadari saya ini hanyalah seorang pemuda biasa.....ku bukan superstar, ku bukan bangsawan, ku bukan priyayi...aku hanyalah orang yang ingin dicintai...(manyanyi stek buliah indak sadiah bana)...Namun pada akhirnya saya bisa mendekatkan diri dengan si gadis tapi hanya sebatas teman biasa saja...

Sampai lulus SMP saya belum juga mengungkapkan perasaan saya. Setelah lulus SMP saya mendaftar ke SMA 4 sedangkan si gadis ke SMA 1 (kelas 1 saya di SMA 4,kelas 2 semester satu saya di SMA 2 dan semester dua kelas 2 sampai kelas 3 di SMA 1). Setelah pisah sekolah, saya baru mempunyai keberanian untuk mengungkapkan isi hati ini melalui sepucuk surat yang saya titipkan kepada dua orang sahabat yang kebetulan satu sekolah dengan si gadis. Hati ini berdebar-debar menunggu jawabannya...sampai akhirnya saat yang dinantipun tiba. Surat balasannya dititipkan kembali kepada dua orang sahabat tadi, dan..... jawabannya memang sudah saya duga dari ekspresi kedua orang sahabat saya tadi yang salah satunya berkata "kalau mancaliak amplop balasannyo den alah takok apo jawabannyo". Dan benar.....waktu mambaca suratnya saya sangat kecewa sekali, saya merasa dipermainkan dan merasa tidak dihargai, rasa marah kesal dan putus asa berkecamuk di dalam diri ini, sampai saya tidak tahu harus kemana melepaskan semua rasa yang menyakitkan ini.

Tapi seiring berjalannya waktu semuanya pun berlalu....saya pun berhasil melupakan semuanya.....Ketika pindah ke SMA 1 semuanya sudah saya lupakan (saya pindah ke SMA 1 bukan karena si gadis, tapi karena sebagian besar teman-teman SMP saya sekolah di sini). Jadi mau tidak mau saya berjumpa kembali dengan si gadis, dan sungguh diluar dugaan sikap si gadis terhadap saya sangat dingin sekali. Tapi saya tidak peduli, karena saya sudah tidak memiliki perasaan apapun terhadapnya. Saya harus melanjutkan hidup....

Nah akhirnya disinilah awalnya saya berjumpa dengan gadis kedua. Mulanya saya juga tidak mempunyai perasaan apa-apa kepadanya, tapi lama kelamaan rasa itu mulai muncul di hati saya. Di hari-hari terakhir kelas 2 saya mulai curi-curi pandang kepada si gadis, tapi lagi-lagi saya tidak mempunyai keberanian untuk mengungkapkan isi hati saya. Jangan kan menungkapkan isi hati untuk bertegur sapa saja saya tidak mempunyai keberanian. Setelah sekian lama baru saya bisa mendekatkan diri dengannya melalui pdkt klasik "pinjam buku catatan". PDKT berjalan dengan lancar karena di bantu oleh seorang sahabat yang kebetulan tetangga dengan si gadis. Berkat informasi dari sang sahabat saya memberanikan diri untuk mengungkapkan isi hati ini kepada si gadis, dan kali ini tidak lagi pakai surat-suratan. Berkat support dari beberapa orang sahabat saya mendatangi rumah si gadis untuk "menembaknya" pinjam istilah ABG zaman kini....Seperti biasa teman-teman sekalian pasti sudah bisa menebak hasilnya "gagal maning son". Tapi jawaban dari si gadis sedikit menghibur saya "kenapa baru sekarang akang menyatakannya, sudah terlambat atuh...saya baru saja jadian dengan si....?????, coba kalau dari dulu, pasti kejadiannya tidak akan seperti ini akang...." Nasib....nasib ......

Sekarang saya merasa sangat bersyukur sekali.....
Karena saat ini saya merasa menjadi orang yang paling beruntung di dunia ini...
Walaupun pada awalnya saya merasakan hal yang sebaliknya....

Kepada para gadis-gadis yang telah pernah singgah di dalam kehidupan saya (walaupun tanpa sidik jari…piiis Buk Admin). Saya mengucapkan terima kasih, karena berkat kalianlah akhirnya saya berhasil mendapatkan pendamping hidup yang sesunggunhnya,karena semua "penolakan" kalian saya jadikan pelajaran yang sangat berharga,kalian telah pernah mewarnai hidup ini (walaupun semuanya berwarna kelabu...hiks)...Saya tidak tahu apakah kehadiran saya di kehidupan kalian juga memberikan sesuatu yang berarti…..hanya kalianlah yang tahu jawabannya. Dulu ketika semua gadis yang pernah singgah didalam kehidupan saya menolak “cinta-cintaan saya" saya merasa menjadi orang yg paling sengsara di dunia ini……hidup ini menjadi hampa “makan ndak lamak,lalok indak nyenyak,tacir#**@ indak lasuah”…..tarumuak.com.Seolah-olah dunia ini sudah kiamat... (Betapa piciknya saya waktu itu)

Tapi yang masih mengganjal dihati saya waktu itu adalah,apakah salah diri saya ini mencintai seseorang ? Karena diri saya ini juga seorang manusia biasa yang butuh akan rasa “cinta”...saya berani mengungkapkan hati dan perasaan ini kepada mereka bukannya tanpa sebab dan alasan...(saya yakin dan percaya bahwa mereka lebih tahu sebab dan alasannya) saya sempat mengalami krisis kepercayaan diri,saya takut untuk jatuh cinta lagi, saya menjaga jarak dengan makhluk yang namanya “perempuan”. Sampai pada suatu ketika saya curhat kepada seorang sahabat perempuan,saya mengeluarkan semua uneg-uneg kepadanya, dialah yang memotivasi saya untuk bangkit kembali dari keterpurukan….Sang teman mengatakan “Tuhan menciptakan manusia dengan segala kelebihan dan kekurangannya masing-masing,kamu harus yakin suatu saat kamu pasti menemukan seorang gadis pujaan hatimu,,,Walaupun kamu “gapuak” gendut .red (kanai juo galehko….), tapi kamu cukup menarik koq, kamu mempunyai kharisma dan daya tarik tersendiri, kamu mempunyai sesuatu yang tidak bisa ku ungkapkan dengan kata-kata" tapi ujung-ujungnya “kuruihkan badan saketek dulu”...(kanai lo galeh ko liak,,,,)

Kepercayaan diri saya kembali lagi,melalui perjuangan yang panjang dan berat akhirnya saya berhasil juga,Sekarang semuanya sudah terjawab,aku berhasil menemukan cinta sejatiku.....cinta pertama dan juga cinta terakhirku...Saya menemukan seorang gadis yang benar-benar mencintai,mengasihi dan menyayangi saya dengan tulus dan ikhlas,sampai sekarang cinta dan perhatian si gadis kepada saya tidak pernah berubah karena sekarang dia telah menjadi pendamping hidup saya,mudah-mudahan untuk selama-lamanya..(Kabulkan Doa Hambamu ini Ya Allah)

Judul tulisan ini saya kutip dari BBM an salah seorang teman kita…..

Aku minta setangkai bunga segar… Allah beri kaktus berduri
Aku minta bunga mungil nan cantik…Allah beri ulat berbulu
Aku sedih protes dan kecewa…betapa tidak adilnya ini….namun kemudian kaktus itu berbunga sangat indah lalu ulat itupun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang cantik
“itulah jalan Allah…Indah Pada Waktunya”…Allah tidak memberi apa yang kita harapkan …tapi Allah memberi apa yang kita perlukan.
Kadang kita sedih,kecewa dan terluka….
Tapi jauh diatas segalanya Allah sedang merajut yang terbaik untuk kita…….

To All My Friends :
Saya merasa sangat beruntung sekali bisa bergabung dengan Grup ini,karena saya menjadi tahu keberadaan teman-teman,kembali menjalin silaturahmi yang sempat terputus dan satu yang sangat pasti,saya merasa terhibur sekali melihat tingkah laku dan tradisi tubo manubo kalian yang tidak pernah hilang.
Saya teringat dengan julukan yang diberikan kepada saya dan kepada beberapa teman lainnya oleh salah satu anggota kita di grup ini “partai kadai”,sekarang julukan itu berubah menjadi kenyataan bagi kami (Een Metalik & Adha Kutar) kami bertiga …eh berempat Tambah Ayi Agen EA ciek lai…pipiiisss Brow….karena akhirnya kami semua memang baliak ka pangka, manggaleh_dikadai.com....

Special Thanks To My Best Friend :
Nelya Ervina Yang telah membantu saya didalam membuat tulisan ini…..
Wassalam.


posted by Rivi Hamdani

No comments:

Post a Comment